Laman

Selasa, 15 Februari 2011

Kucing Birman (1)


Birman yang dikenal juga sebagai Kucing Suci Birma adalah jenis kucing yang besar, panjang dan gempal. Bulunya panjang dan halus. Memang bulunya tidak setebal kucing Persia, namun teksturnya tidak mudah kusut. Benar-benar jenis kucing yang cantik dan unik. Kedua matanya berbentuk agak bulat dan berwarna biru (biru tua adalah warna yang lebih disukai). Wajahnya terlihat tegas dengan rahang yang kuat, dagu yang bulat dan hidung Roman (agak melengkung di tegah sehingga seakan ada benjolan) dengan lubang hidung jauh di bawah. 

Keempat kakinya yang unik dan berwarna putih berbentuk simetris. Sarung (glove) di kedua kaki depannya, jika berbentuk sempurna, mengelilingi kakinya dengan garis yang sama besar, dan berakhir di bagian belakang kakinya. "Sarung" ini disebut renda (lace) atau sarung tangan (gauntlet).

Kucing Birman memiliki suara yang lembut. Mereka lebih aktif daripada kucing Persia namun tidak seaktif dan seramai kucing Siamese. Mereka dikenali melalui corak warnanya. Warna yang paling banyak ditemukan pada kucing Birma adalah seal point dan blue point. Warna lainnya adalah ungu muda, krem, coklat dan kemerahan walau memang agak jarang. Beberapa breeder bahkan berhasil memperkenalkan warna-warna baru yang masih bersifat eksperimental seperti caramel point, tortie point (gabungan coklat dan merah) dan lynx point (berpola seperti macan, loreng-loreng). 

Kucing jenis ini masih sulit ditemui. Meskipun panggemarnya semakin bertambah dalam satu dekade belakangan ini, masih agak sulit membeli anak kucing jenis ini begitu saja tanpa usaha pencarian yang maksimal. Kucing Birman penyayang, setia dan amat senang bergaul. Kata-kata lain yang tepat untuk menggambarkan kucing cantik ini adalah mudah bergaul, menyenangkan, cantik, senang bermain, dan penuh rasa ingin tahu.

Kucing-kucing ini senang menghabiskan waktu dengan pemiliknya, berinteraksi, mengawasi, mendekati atau bahkan membantu apa-apa yang sedang dilakukan pemiliknya. Mereka mengikuti sang pemilik ke mana saja layaknya anjing, menyambut saat sang pemilik pulang dan merasa antusias jika mendengar langkah sang pemilik mendekat. Seperti jenis kucing besar lainnya, kucing Birman memiliki pertumbuhan yang lamban. Anak kucing Birman berwarna putih saat dilahirman. Mereka mulai menunjukkan warna tertentu pada hari kedua hingga hari keempat belas. Memag butuh waktu lebih lama hingga kualitas mereka mulai nampak. Pada usia 18 bulan, kucing jenis ini mulai beranjak dewasa namun pertumbukannya belum maksimal hingga mereka berumur tiga tahun.

Mengenali Kucing Birman

Kucing Birman adalah jenis kucing (Ras) tersendiri.
Birman bukan: 
  • SIAMESE, kucing dengan bulu yang pendek, arsiran warna pada kepala dan kaki, tubuh yang ramping dan kepala yang tirus dan panjang.
  • BURMESE, kucing ini berbulu pendek, hanya memiliki satu warna dari tubuh hingga ekor dengan mata kuning emas. Sama sekali tidak serupa dengan kucing Birman.
  • BALINESE, kucing ini memiliki tubuh serupa dengan Siamese namun bulunya panjang dan lembut.
  • HIMALAYAN, kucing Persia berbulu panjang dengan arsiran warna, dengan tubuh yang tegap namun pendek dan wajah yang rata.
  • RAGDOLL, jenis kucing berbulu panjang dengan color point dan berbagai variasi warna putih. Kucing ini hasil pembastaran, berasal dari perpaduan kucing Persia putih betina dan kucing Birma seal point jantan. Kemudian dipadukan dengan kucing Burmese hitam.
  • SNOWSHOE, kucing berbulu pendek dengan color point pada variasi warna putih, pembastaran antara American Shorthair dan Siamese.
Warna yang paling sering ditemui pada kucing jenis Birman adalah seal-point dan blue-point. Namun, beberapa asosiasi kucing internasional juga mengakui beberapa color point lain yang diterima untuk tingkat pembiakan (breeding) dan show, di antaranya adalah: lilac point, chocolate point, red point, cream point dan lynx point (loreng-loreng).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar